Kerana Terlalu Di Manjakan, Dia Sanggup Mengatakan Atuknya Miskin dan Kotor. Tindakan Seterusnya dari Ayah Budak ini Menyebabkan Netizen Terharu.

Loading...

Sorang budak 8 tahun bernama Hasmah, kedua orangtuanya berjuang selama bertahun-tahun dalam karier mereka sampai akhirnya sukses, sehingga saat anaknya berusia 8 tahun, ia disekolahkan di sekolah swasta termahal.

Kerana sekolah termahal, maka banyak sekali kereta-kereta mewah yang parkir di depan sekolah. Semua anak-anak yang disekolahkan di sana tentunya rata-rata anak orang kaya. Suatu hari kerana sibuk dengan pekerjaan, maka mereka meminta atuk Hasmah yang tinggal di perdeasan datang untuk menjaga Hasmah.

Ketika pulang sekolah, Hasmah melihat atuknya berada di depan sekolah, dengan ekspresi tidak puas, berkata kepada atuknya: “Pergi! kamu membuat aku malu! aku tak mau melihat kamu di sini!”, setelah kata-kata itu keluar dari mulutnya, ia pun langsung pergi meninggalkan sang atuk dan pulang bersama teman kelasnya. Akhirnya  atuk terpaksa pulang sendiri kemudian mengambil begnya lalu kembali ke desanya.

 

Saat ayahnya tiba di rumah, namun ia tidak melihat keberadaan si atuk. Setelah ayahnya mengetahui alasannya, ia langsung mengajak Hasmah ke Mcdonals. Hasmah dengan bahagiannya memesan 1 set makanan yang ia suka.

Namun saat mereka tiba di tempat duduk, sang ayah langsung membuang semua makanan yang baru dibeli ke lantai. Hasmah sangat terkejut! lalu ayah berkata: “Pergi! Kamu tidak sopan sekali! Kamu tidak layak jadi anak papa!”.

Hasmah menangis semahunya, memohon maaf pada ayah. Orang-orang di sekitarnya juga melihat mereka. Sesaat kemudian ayahnya bertanya pada Hasmah: “Apa kamu merasa malu kerana begitu banyak orang yang sedang melihat ke sini?” Hasmah mengangguk. Ayah berkata lagi:” Lalu bagaimana perasaan atuk saat itu?  Atuk juga akan merasa malu kerana kelakuan kamu!”

Barulah Hasmah kemudian sedar bahwa kelakukannya salah, dan ia langsung menelepon sang atuk untuk minta maaf dan meminta atuknya kembali ke rumah!

Untungnya ayah langsung menanamkan prinsip yang benar pada anak, agar ia belajar untuk menghormati orang tua mereka dan bersikap empati!

Sila klik dibawah untuk maklumat lanjut.
Mohon Kongsikan
Loading...
.
.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *